PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN K3 TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PELABUHAN BOSOWA DI DESA SIAWUNG, KECAMATAN BARRU, KABUPATEN BARRU
DOI:
https://doi.org/10.71324/0rj1m205Keywords:
Manajemen K3, Kinerja Karyawan, Studi Kualitatif, Pengendalian, PelabuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana sistem pengendalian manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterapkan di Pelabuhan Bosowa, serta sejauh mana pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja karyawan. Pelabuhan sebagai lingkungan kerja dengan risiko tinggi memerlukan sistem K3 yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu membentuk budaya kerja yang aman dan produktif. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi resmi seperti SOP, laporan insiden, serta bukti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian manajemen K3 memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan disiplin kerja, kesadaran keselamatan, dan efisiensi kinerja karyawan. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan dalam hal pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang belum merata, dan keterbatasan partisipasi pekerja dalam evaluasi sistem. Temuan ini menunjukkan pentingnya sistem pengendalian manajemen yang adaptif, partisipatif, dan berbasis evaluasi berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung pencapaian tujuan organisasi.